RSS

Rabu, 23 Mei 2012

pengertian pancasila

Arti Pancasila berasal dari bahasa sansekerta India (kasta brahmana). sedangkan menurut Muh Yamin, dalam bahasa sansekerta , memiliki dua macam arti secara leksikal yaitu : panca : yang artinya lima, syila : vokal i pendek, yang artinya batu sendi, alas, atau dasar. Syiila vokal i panjang artinya peraturan tingkah laku yang baik atau penting. Kata kata tersebut kemudian dalam bahasa indonesia terutama bahasa jawa diartikan “susila” yang memiliki hubungan dengan moralitas. oleh karena itu secara etimologi kata “pancasila” yang dimaksud adalah istilah “pancasyila” dengan vokal i yang memiliki makna leksikal “berbatu sendi lima” atau secara harfiah “dasar yang memiliki lima unsur”. adapun istilah “pancasyiila” dengan huruf Dewanagari i bermakna “lima aturan tingkah laku yang penting” Perkataan pancasila mula-mula terdapat dalam perpustakaan Budha India. ajaran budha bersumber pada kitab suci Tri Pitaka dan Vinaya pitaka, yang kesemuanya itu merupakan ajaran moral untuk mencapai surga. ajaran pancasila menurut Budha adalah merupakan lima aturan (larangan) atau five moral principles, yang harus ditaati dan dilaksanakan oleh para penganutnya. adapun isi lengkap larangan itu adalah : Panatipada veramani sikhapadam samadiyani, artinya “jangan mencabut nyawa makhlum hidup” atau dilarang membunuh. Dinna dana veramani shikapadam samadiyani, artinya “jangan mengambil barang yang tidak diberikan.” maksudnya dilarang mencuri. Kameshu micchacara veramani shikapadam samadiyani, artinya jangan berbuat zina. Musawada veramani shikapadam samadiyani, artinya jangan berkata bohong atau dilarang berdusta. Sura merayu masjja pamada tikana veramani, artinya janganlah minum-minuman yang memabukkan. Nilai-nilai pancasila secara intrinsik bersifat filosofis, dan di dalam kehidupan masyarakat indonesia nilai pancasila secara praktis merupakan filsafat hidup (pandangan hidup). nilai dan fungsi filsafat pancasila telah ada jauh sebelum indonesia merdeka. hal ini dibuktikan dengan sejarah majapahit (1293). pada waktu itu hindu dan budha hidup berdampingan dengan damai dalam satu kerajaan. Empu prapanca menulis “negara kertagama” (1365). dalam kitab tersebut telah terdapat istilah “pancasila” empu tantular yang mengarang buku “sutasoma” yang di dalamnya memuat seloka yang berbunyi : “Bhineka Tunggal ika tan Hana Dharma Mangrua”, artinya walaupun berbeda namun satu jua adanya, sebab ada tidak agama yang memiliki Tuhan yang berbeda. Hal ini menunjukkan adanya realitas kehidupan agama pada saat itu, yaitu agama Hindu dan Budha. Bahkan salah satu kerajaan yang menjadi kekuasaannya yaitu pasai jutru telah memeluk agama islam. Sumpah palapa yang diucapkan Mahapatih Gadjah mada dalam sidang ratu dan para menteri di pasebahan keprabuan Majapahit pada tahun 1331, yang berisi cita-cita mempersatukan seluruh nusantara raya sebagai berikut : “Saya baru akan berhenti berpuasa makan palapa, jikalau seluruh nusantara bertakhluk di bawah kekuasaan negara, jikalau gurun, seram, tanjungpura, Haru, pahang, Dempo, Bali, Sunda, palembang, tumasik telah dikalahkan”. (Yamin ; 1960:60) Dalam kehidupan bangsa indonesia diakui bahwa nilai pancasila adalah pandangan hidup (filsafat hidup) yang berkembang dalam sosio-budaya Indonesia. nilai pancasila dianggap sebagai nilai dasar dan puncak (sari-sari) budaya bangsa, karenanya nilai ini diyakini sebagai jiwa dan kepribadian bangsa. Sebagai ajaran filsafat, pancasila mencerminkan nilai dan pandangan mendasar dan hakiki rakyat indonesia dalam hubungannya dengan sumber kesemestaan, yakni Tuhan Yang Maha Esa sebagai asas fundamental dalam kesemestaan yang kemudian juga dijadikan fundamental kenegaraan yaitu negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa. demikian pula asas kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan indonesia dan seterusnya dimana nilai nilai tersebut secara bulat dan utuh mencerminkan asa kekeluargaan, cinta sesama dan cinta keadilan. Berdasarkan asa-asa fundamental ini, maka disarikan pokok-pokok ajaran filsafat pancasila menurut Lapasila IKIP Malang (yang saat ini menjadi Universitas Malang) sebagai berikut : 1. Tuhan Yang Maha Esa 2. Budinurani manusia 3. Kebenaran 4. Kebenaran dan keadilan 5. Kebenaran dan keadilan bagi bangsa Indonesia. Dalam perkembangan selanjutnya pancasila tetap tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang susunan sila-silanya sebagai berikut : 1. Ketuhanan Yang Maha Esa 2. Kemanusiaan yang adil dan beradab 3. Persatuan Indonesia 4. Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan 5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia

“DAMPAK TIDAK AKTIFNYA MASYARAKAT DALAM KEBIJAKAN PUBLIK”

Bahwa dengan otonomi daerah, pemerintah daerah beserta seluruh lapisan masyarakat yang ada di daerah tersebut diberdayakan secara optimal. Melalui otonomi daerah yang diberi kewenangan seluas-luasnya untuk mengelola daerahnya masing-masing, baik dalam mengelola sumber daya maupun sumber daya manusia. Salah satu tujuan dikeluarkannya kebijakan otonomi daerah adalah memberdayakan masyarakat.ini mengandung maknabahwa setiap anggota masyarakat diberikan kesempatan seluas-luasnya dalam berpartisipasi dala mengelola dan menbangun daerahnya masing-masing.bentuk partisipasi masyarakat dalam mengelola dan menbangun daerah sangat beragam dan bervariasi sesuai dengan kemampuannya masing-masing yang di atur dalam perundang-undangan. Adapun bentuk-bentuk partisipasi masyarakat diantaranya dapat berupa membayar pajak tepat waktunya, melaksanakan peraturan daerah dan memberikan berbagai masukan dalam berbagai oerumusan kebijakan public yang akan diberlakukan kepada seluruh masyarakat.Dengan adanya partisipasi masyarakat secara langsung dalam berbagai berbagai bentuk perumusan kebijakan public akan berdampak positif pada masyarakat yan bersangkutan.hal ini dikarenakan masyarakat akan turut bertanggung jawabterhadap berbagai kebijakan public yang dikeuarkan oleh pemrintah daerah setemapat.

CARA MENGHILANGKAN JERAWAT

Cara Menghilangkan Jerawat Secara Alami Cara Menghilangkan Jerawat Secara Alami, Penyakit yang tidak begitu membahayakan tapi sering membuat orang jengkel dan ingin menghilangkannya. Jerawat Adalah penyakit kecil yang biasanya menempel pada wajah anak yang beranjak remaja, dan pada remaja itu sendiri. akan tetapi jerawat juga bisa menyerang atau menempel pada orang tua maupun anak-anak. Bagi remaja Putri, jerawat adalah hal yang tidak disukai, selain karena menggangu, mereka juga akan merasa tidak pede apalagi tampil di depan cowok. Banyak cara untuk menghilangkan jerawat, ada cara yang stan dan ada juga yang alami. Jika kita banyak Uang, kita bisa menghilangkan dengan pergi ke perawatan wajah. Sebelum tau Cara Menghilangkan Jerawat, Ada baiknya kita tau beberapa hal yang bisa menyebabkan jerawat. Banyak hal atau kegiatan kita sehari-hari yang kita lakukan sehingga meyebabkan jerawat. Dan berikut ini Penyebab jerawat : • Produksi Minyak Berlebihan • Sel-Sel Kulit Mati • Bakteri • Kosmetik • Obat-obatan Secara medis, jerawat adalah penyakit yang terjadi karena pori-pori kulit tersumbat sehingga menimbulkan sebuah kantung nanah yang meradang. Penyakit ini bisa disembuhkan dengan banyak cara tradisional maupun secara medis. Dan Mungkin Cara menghilangkan jerawat secara alami berikut ini bisa membantu mengurangi bintang di wajah anda: Cara Menghilangkan Jerawat Dengan Jeruk nipis Cara Menghilangkan Jerawat Dengan Jeruk nipis Sangat mudah,yaitu campurkan jus/perasan lemon dengan air mawar kemudian oleskan di wajah. biarkan kira-kira 15 menit. Jika sudah, bilas dengan air hangat. Jeruk nipis Bisa digunakan untuk mengobati jerawat karena mengandung citric acid. citric acid sangat baik untuk memindahkan sel-sel kulit yang mati yang bisa menyebabkan jerawat. lakukan ini dengan rutin dan konsisten selama kurang lebih 15 hari dan lihat hasilnya. Cara Menghilangkan Jerawat Dengan Putih Telur. Cara Menghilangkan Jerawat Dengan Putih Telur juga bisa. Pertama pisahkan kuning telur dan ambil putih telurnya. Kocok dan oleskan ke wajah kemudian diamkan selama 15 menit. Putih telur dapat digunakan untuk mengurangi minyak di wajah yang yang bisa menjadi pemicu jerawat. Cara Menghilangkan Jerawat Dengan Pasta Gigi. Cara Menghilangkan Jerawat Dengan Pasta Gigi mungkin juga bisa dicoba. Pasta gigi yang digunakan atau yang bisa kita pakai untuk mengobati jerawat adalah yang berbentuk pasta bukan jell. Tinggal Oleskan pasta gigi ke jerawat dan bagian lain di sekitar jerawat tersebut sebelum tidur. Kemudian Biarkan sampai pagi hari. Cara Menghilangkan Jerawat Dengan Tomat. Cara Menghilangkan Jerawat Dengan Tomat juga bisa. Buah ini sangat ampuh untuk menghilangkan komedo hitam(blackheads). Caranya cukup mudah, Buah tomat dibelah jadi dua,kemudian di usap-usapkan kewajah yang berjerawat. Diamkan sampai 1jam kemudian bilas sampai bersih. Cara Menghilangkan Jerawat Dengan Bawang Putih. Cara Menghilangkan Jerawat Dengan Bawang Putih adalah hal sangat mudah diantara cara-cara yang lain. Tumbuk atau diiris bawang putih tadi, kemudian usapkan pada wajah yang berjerawat, tunggu hingga beberapa menit dan bilas sampai bersih Itulah beberapa cara menghilangkan jerawat secara Alami, Sebelum jerawat tumbuh dan menghapus rasa percaya diri anda, ada baiknya kita mencegah dengan selalu menjaga kebersihan wajah dan makan-makanan yang bergizi. Jangan sampai karena jerawat membuat kita galau dan selalu kepikiran.

Minggu, 15 April 2012

" PUDING COKLAT SUSU"


“ PUDING COKLAT SUSU”
Bahan:
- Agar-agar warna putih 2 bungkus
- Cokelat batang 250 gr, panaskan sampai leleh
- Gula pasir 250 gr
- Susu murni 1 liter
- Double cream 500 cc
- Cokelat bubuk 25 gr, di encerkan dengan sedikit air panas
- Vanili secukupnya

Bahan untuk Saus:
- Susu murni 800 cc
- Gula pasir 100 gr
- Kuning telur 1 butir
- Vanili secukupnya

Cara Membuatnya:
1. Bahan dicampur semua menjadi satu (kecuali double cream)
2. Nyalahkan api lalu didihkan sambil diaduk terus, sampai mendidih
3. Apabila sudah mendidih, masukkan double cream sambil adonan diaduk terus, aduk hingga
rata, angkat.
4. Dinginkan sebentar hingga uapnya menghilang, jangan sampai beku.
5. Tuangkan dalam cetakan puding besar, atau yang kecil-kecil, dinginkan.

Cara Membuat saus :
1. Kocok lepas merah telur
2. Susu, gula dan vanili dicampur jadi satu, didihkan dengan api sedang sambil diaduk
3. Setelah mendidih, tuangkan dua sendok sayur susu ke dalam kocokan telur, campur rata,
masukan adonan telur ke dalam susu yang mendidih, aduk-aduk sebentar diatas api.
4. Angkat, aduk terus Vla, hingga agak dingin, supaya Vla jangan pecah

Selasa, 20 Maret 2012

SUBSIDI BBM

SUBSIDI BBM
BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG
Bahan bakar minyak (BBM) merupakan energi yang tidak terbentuk dari fosil di dalam perut bumi dan di abad modern ini telah menjadi salah satu kebutuhan primer yang sangat penting bagi penduduk dunia. Melonjaknya volume pemakaian BBM disebabkan pengaturan alokasi BBM bersubsidi yang selama ini berjalan tidak tepat sasaran karena sebagian jatuh ke pihak yang sebenarnya tidak berhak, karena sebenarnya subsidi tersebut dinikmati oleh kelompok masyarakat menengah ke atas sehingga dirasakan tidak pantas dan tidak adil.
Penerapan kebijakan di atas memang sangat membantu pemerintah untuk mengurangi pengeluaran APBN. Tapi seperti biasa kebijakan pemerintah selalu saja membawa dampak bagi masyarakat dalam hal ini pihak swasta dan rakyat kecil kembali menjadi korban. Karena sebagian besar faktor yang mempengaruhi peningkatan konsumsi BBM di dalam negeri dirasakan oleh pihak swasta.
1.2. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang dijelaskan di atas, maka penulis menyimpulkan
rumusan masalah sebagai berikut :
1. Apa definisi BBM dan subsidi ?
2. Bagaimana kebijakan pemerintah tentang subsidi BBM ?
3. Apa saja pengaruh yang ditimbulkan dari kebijakan subsidi BBM ?

1.3. Tujuan dan Manfaat
Dari rumusan masalah di atas tujuan dan manfaat dari penulisan ini adalah :
1. Mengetahui arti BBM dan subsidi
2. Mengetahui bagaimana kebijakan pemerintah pada subsidi BBM
3. Memberikan pemahaman tentang subsidi BBM
4. Mengetahui pengaruh-pengaruh kebijakan subsidi BBM pada pihak swasta
5. Sebagai syarat mengikuti Ujian Nasional
6. Sebagai tambahan wawasan tentang ilmu ekonomi



BAB 2
ISI

2.1 Pemerintah Tak Tegas dalam Penghapusan Subsidi BBM
Keraguan pemerintah tentang subsidi BBM di tahun 2011 lalu lebih disebabkan karena kentalnya nuansa politik pencitraan. Pemerintah juga cenderung tidak tegas dalam penyusunan strategi penghapusan subsidi BBM yang paling optimal. Bahkan, roadmap pengurangan subsidi BBM yang disusun oleh Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral juga tidak direalisasikan oleh pemerintah. kajian pengendalian subsidi tersebut merupakan amanat UU Nomor 10 Tahun 2010 tentang APBN 2011.
"Jika masalahnya adalah pencitraan, idealnya pemerintah bertanya kepada masyarakat mengenai metode penurunan subsidi BBM sekaligus penghematan anggaran dari penurunan tersebut,
Dalam pandangannya, subsidi BBM telah melampaui batas kewajarannya terutama pada tahun 2011 lalu. Pemerintah menetapkan subsidi BBM sebesar Rp129,7 triliun di APBN-P 2011 namun mencapai Rp160 triliun, meningkat sebesar 23,4%. Ketidak wajaran itu terjadi karena konsep subsidi yang salah yaitu penerapan pada komoditas dan bukan pada individu atau kelompok sasaran. Akibatnya subsidi salah sasaran, karena subsidi lebih banyak dinikmati rumah tangga kaya daripada rumah tangga miskin.

2.2 Definisi Subsidi BBM
Istilah subsidi mungkin juga sudah tidak asing lagi bagi kita. Bahwasanya subsidi menurut bahasa berarti tunjangan. Dan subsidi BBM adalah bayaran yang harus dilakukan oleh pemerintah pada Pertamina dalam simulasi dimana pendapatan yang diperoleh Pertamina dari tugas menyediakan BBM di tanah air adalah lebih rendah dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan. Definisi di atas menunjukkan bahwa subsidi dilakukan untuk membantu warga negara yang kurang mampu, dibiarkan terus menerus, subsidi yang diberikan oleh pemerintah akan menggerogoti keuangan negara dalam APBN. Karena ternyata subdisi tersebut salah sasaran. Masyarakat kelas atas yang sebenarnya mampu membeli BBM yang secara normal ternyata malah disubsidi. Sedangkan kendaraan-kendaraan roda dua milik masyarakat kurang mampu biasanya membeli BBM yang dijual di kios-kios eceran yang harganya pasti lebih mahal dari SPBU. Harga BBM yang bersubsidi di kios-kios. Jadi jika subsidi ini diteruskan saya rasa hanya akan buang-buang uang dari APBN karena hanya kalangan menengah ke atas saja yang menikmati subsidi ini.
2.3 Kebijakan Subsidi BBM
Di zaman modern, mesin sangat penting untuk menunjang mobilitas manusia yang semakin tinggi. Hal ini menyebabkan BBM sangat vital bagi perekonomian suatu negara. Karena tanpa BBM dunia seakan berhenti berdenyut. Setelah sekian lama masyarakat difasilitasi oleh pemerintah dengan subsidi BBM, akhirnya di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diberlakukan gebrakan yang sangat sensasional. Mulai dari menaikkan BBM industri di tahun 2007, pengurangan subsidi di awal 2008 dan akhirnya dihapus pada akhir 2008. Kebijakan di atas menimbulkan pro dan kontra di dalam masyarakat..

BAB 3
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Subsidi BBM adalah salah satu kebijakan ekonomi yang tidak adil karena subsidi yang sebenarnya ditujukan kepada masyarakat yang kurang mampu ternyata malah lebih besar dinikmati oleh kelompok kelas atas Pengaruh yang dirasakan oleh pihak swasta dari kebijakan BBM antara lain : perindustrian swasta harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk operasional, perusahaan harus mengurangi jumlah karyawan, banyak industri kecil menengah yang gulung tikar, harga kebutuhan pokok meningkat, pengangguran bertambah, kemiskinan berkembang pesat, angka kriminalitas semakin bertambah. Alasan pemerintah memberlakukan kebijakan pada subsidi BBM adalah naiknya harga minyak dunia. Melonjaknya volume pemakaian BBM, besarnya beban yang ditanggung APBN, subsidi yang diberikan ternyata salah sasaran, dana subsidi dialihkan untuk stabilisasi harga kebutuhan pokok, BLT dan pendidikan.
9. Kebijakan pemerintah pada subsidi BBM ini membuat kepercayaan masyarakat pada pemerintah kali
ini.

Kamis, 01 Maret 2012

SUBSIDI BBM

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG
Bahan bakar minyak (BBM) merupakan energi yang tidak terbentuk dari fosil di dalam perut bumi dan di abad modern ini telah menjadi salah satu kebutuhan primer yang sangat penting bagi penduduk dunia. Di Indonesia yang memakai BBM menunjukkan pada meningkat yang setiap tahun dimana saat ini mencapai 1,3 juta perhari. Sedangkan produksi nasional saat ini berkisar 950.000 perhari. Sementara itu angka pertumbuhan konsumsi BBM yang tercatat sekitar 6% pertahun yang memberikan tekanan berat terhadap pendapatan dan belanja negara (APBN) dimana beban subsidi yang harus ditanggung pemerintah mencapai Rp. 130,9 triliun di tahun 2008.
Melonjaknya volume pemakaian BBM disebabkan pengaturan alokasi BBM bersubsidi yang selama ini berjalan tidak tepat sasaran karena sebagian jatuh ke pihak yang sebenarnya tidak berhak, karena sebenarnya subsidi tersebut dinikmati oleh kelompok masyarakat menengah ke atas sehingga dirasakan tidak pantas dan tidak adil.
Setelah sempat maju mundur, pemerintah memastikan penerapan pemangkasan subsidi dalam APBN 2008 sebesar 20 triliun pada Mei 2008. rinciannya : Rp. 10 triliun untuk subsidi BBM dan 10 triliun untuk subsidi listrik, serta akhirnya dihapus pada akhir tahun 2008.
Penerapan kebijakan di atas memang sangat membantu pemerintah untuk mengurangi pengeluaran APBN. Tapi seperti biasa kebijakan pemerintah selalu saja membawa dampak bagi masyarakat dalam hal ini pihak swasta dan rakyat kecil kembali menjadi korban. Karena sebagian besar faktor yang mempengaruhi peningkatan konsumsi BBM di dalam negeri dirasakan oleh pihak swasta.
Adapun faktor-faktor tersebut antara lain :
1. Bertambahnya penggunaan kendaraan bermotor baik roda 4, bis, truk, maupun roda 2.
2. Penambahan mesin-mesin industri bagi pihak perusahaan (terutama swasta).
3. Energi pembangkit listrik yang baru (karena sekarang PLN sudah menjadi perusahaan
swasta).
4. Dan masih banyak lagi yang lainnya.
Uraian di atas menunjukkan betapa pentingnya faktor-faktor di atas bagi pihak swasta terutama rakyat kecil. Dengan kebijakan yang dimunculkan oleh pemerintah pada BBM menyebabkan mereka harus merogoh sakunya lebih dalam lagi untuk membeli BBM dan akibatnya perusahaan harus mengurangi tenaga kerjanya untuk menutupi biaya operasionalnya. Kalau sudah begini tambah banyak lagi pengangguran, kalau pengangguran sudah semakin banyak, kita tunggu saja akibat yang lebih parah, semoga tidak akan timbul, yakni meningkatnya angka pelanggaran-pelanggaran kriminalitas.
Dari sini sudah jelas bahwa yang paling dirugikan dan yang paling merasakan dampak dari kebijakan subsidi BBM yang dikeluarkan oleh pemerintah adalah pihak swasta dan terutama masyarakat kecil. Maka untuk memenuhi persyaratan mengikuti Ujian Nasional tingkat Madrasah Aliyah 2008-2009 ini penulis merasa perlu mengangkat hal ini dalam sebuah paper yang berjudul “Dampak Kebijakan Subsidi BBM Bagi Pihak Swasta”.

1.2. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang dijelaskan di atas, maka penulis menyimpulkan
rumusan masalah sebagai berikut :
1. Apa definisi BBM dan subsidi ?
2. Bagaimana kebijakan pemerintah tentang subsidi BBM ?
3. Apa saja pengaruh yang ditimbulkan dari kebijakan subsidi BBM ?

1.3. Tujuan dan Manfaat
Dari rumusan masalah di atas tujuan dan manfaat dari penulisan paper ini adalah :
1. Mengetahui arti BBM dan subsidi
2. Mengetahui bagaimana kebijakan pemerintah pada subsidi BBM
3. Memberikan pemahaman tentang subsidi BBM
4. Mengetahui pengaruh-pengaruh kebijakan subsidi BBM pada pihak swasta
5. Sebagai syarat mengikuti Ujian Nasional
6. Sebagai tambahan wawasan tentang ilmu ekonomi


BAB 2
ISI

2.1 Pemerintah Tak Tegas dalam Penghapusan Subsidi BBM
Keraguan pemerintah tentang subsidi BBM di tahun 2011 lalu lebih disebabkan karena kentalnya nuansa politik pencitraan. Pemerintah juga cenderung tidak tegas dalam penyusunan strategi penghapusan subsidi BBM yang paling optimal. Bahkan, roadmap pengurangan subsidi BBM yang disusun oleh Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral juga tidak direalisasikan oleh pemerintah. kajian pengendalian subsidi tersebut merupakan amanat UU Nomor 10 Tahun 2010 tentang APBN 2011.
"Jika masalahnya adalah pencitraan, idealnya pemerintah bertanya kepada masyarakat mengenai metode penurunan subsidi BBM sekaligus penghematan anggaran dari penurunan tersebut,
Dalam pandangannya, subsidi BBM telah melampaui batas kewajarannya terutama pada tahun 2011 lalu. Pemerintah menetapkan subsidi BBM sebesar Rp129,7 triliun di APBN-P 2011 namun mencapai Rp160 triliun, meningkat sebesar 23,4%. Ketidak wajaran itu terjadi karena konsep subsidi yang salah yaitu penerapan pada komoditas dan bukan pada individu atau kelompok sasaran. Akibatnya subsidi salah sasaran, karena subsidi lebih banyak dinikmati rumah tangga kaya daripada rumah tangga miskin.

2.2 Definisi Subsidi BBM
Istilah subsidi mungkin juga sudah tidak asing lagi bagi kita. Bahwasanya subsidi menurut bahasa berarti tunjangan. Dan subsidi BBM adalah bayaran yang harus dilakukan oleh pemerintah pada Pertamina dalam simulasi dimana pendapatan yang diperoleh Pertamina dari tugas menyediakan BBM di tanah air adalah lebih rendah dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan. Definisi di atas menunjukkan bahwa subsidi dilakukan untuk membantu warga negara yang kurang mampu, namun kenyataannya disalahgunakan oleh kalangan kelas menengah keatas. Hal ini menyebabkan subsidi BBM salah sasaran dalam penyaluran, karena subsidi yang tujuannya diberikan oleh kelompok yang kurang mampu tapi ternyata lebih banyak dinikmati oleh golongan masyarakat kelas atas.
Subsidi BBM adalah salah satu contoh suatu kebijakan ekonomi yang tidak adil. Menurut data dari sebuah survei misalnya, pemilik mobil pribadi rata-rata menikmati subsidi dari BBM sebesar 1,2 juta perbulan, sangat tidak sebanding dengan apa yang diterima oleh masyarakat yang kurang mampu terutama yang tidak mempunyai kendaraan bermotor.
(http://arsipnalarekonomi.blogspot.com/2008/06)
Subsidi memang sangat membantu masyarakat kurang mampu untuk menjangkau harga BBM. Tapi kalau dibiarkan terus menerus, subsidi yang diberikan oleh pemerintah akan menggerogoti keuangan negara dalam APBN. Karena ternyata subdisi tersebut salah sasaran. Masyarakat kelas atas yang sebenarnya mampu membeli BBM yang secara normal ternyata malah disubsidi. Sedangkan kendaraan-kendaraan roda dua milik masyarakat kurang mampu biasanya membeli BBM yang dijual di kios-kios eceran yang harganya pasti lebih mahal dari SPBU. Harga BBM yang bersubsidi di kios-kios. Jadi jika subsidi ini diteruskan saya rasa hanya akan buang-buang uang dari APBN karena hanya kalangan menengah ke atas saja yang menikmati subsidi ini.

2.3 Kebijakan Subsidi BBM
Di zaman modern, mesin sangat penting untuk menunjang mobilitas manusia yang semakin tinggi. Hal ini menyebabkan BBM sangat vital bagi perekonomian suatu negara. Karena tanpa BBM dunia seakan berhenti berdenyut. Setelah sekian lama masyarakat difasilitasi oleh pemerintah dengan subsidi BBM, akhirnya di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diberlakukan gebrakan yang sangat sensasional. Mulai dari menaikkan BBM industri di tahun 2007, pengurangan subsidi di awal 2008 dan akhirnya dihapus pada akhir 2008. Kebijakan di atas menimbulkan pro dan kontra di dalam masyarakat. Hal ini sangat wajar, karena setiap kebijakan pasti ada pihak yang mendukung dan pihak yang menolak. Kebijakan ini dikeluarkan karena melihat fakta yang terjadi dalam masyarakat. Penyaluran BBM kurang merata. Subsidi yang asalnya diperuntukkan bagi warga masyarakat yang kurang mampu (menengah ke bawah), tapi pada kenyataannya malah sebagian besar dari BBM bersubsidi dikonsumsi oleh kalangan yang tidak berhak, yakni kalangan atas.

BAB 3
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
1. BBM adalah energi yang terbentuk dari fosil dalam perut bumi yang tidak dapat diperbaharui.
2. Komoditas BBM adalah : avgas, avtuf, bensin, minyak tanah, minyak solar, minyak diesel,
minyak bakar, biodiesel, dan Pertamina Dex.
3. Subsidi BBM adalah bayaran yang dilakukan pemerintah pada Pertamina dari tugas menyediakan
BBM di tanah air adalah lebih rendah dibandingkan biaya yang dikeluarkan.
4. Subsidi BBM adalah salah satu kebijakan ekonomi yang tidak adil karena subsidi yang
sebenarnya ditujukan kepada masyarakat yang kurang mampu ternyata malah lebih besar dinikmati
oleh kelompok kelas atas.
5. Kebijakan harga BBM yang dikeluarkan pemerintah terkesan sangat “plin-plan” karena seringnya
naik dan turun.
6. Beberapa tujuan pemerintah dari kebijakan harga BBM antara lain untuk mengurangi beban APBN,
menghindari penyaluran subsidi yang ternyata salah sasaran, dan dana subsidi bisa dialihkan
pada bidang lain.
7. Pengaruh yang dirasakan oleh pihak swasta dari kebijakan BBM antara lain : perindustrian
swasta harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk operasional, perusahaan harus mengurangi
jumlah karyawan, banyak industri kecil menengah yang gulung tikar, harga kebutuhan pokok
meningkat, pengangguran bertambah, kemiskinan berkembang pesat, angka kriminalitas semakin
bertambah.
8. Alasan pemerintah memberlakukan kebijakan pada subsidi BBM adalah naiknya harga minyak dunia.
Melonjaknya volume pemakaian BBM, besarnya beban yang ditanggung APBN, subsidi yang diberikan
ternyata salah sasaran, dana subsidi dialihkan untuk stabilisasi harga kebutuhan pokok, BLT
dan pendidikan.
9. Kebijakan pemerintah pada subsidi BBM ini membuat kepercayaan masyarakat pada pemerintah kali
ini.

Selasa, 28 Februari 2012

I.PENDAHULUAN

Minyak Bumi (bahasa Inggris disebut petroleum, dari bahasa Latin petrus – karang dan oleum – minyak), dijuluki juga sebagai emas hitam, adalah cairan kental, coklat gelap, atau kehijauan yang mudah terbakar. Minyak Bumi yang berasal dari fosil yang terkubur selama jutaan tahun yang lalu di lapisan atas dari beberapa area di kerak Bumi. Minyak bumi terdiri dari campuran kompleks dari berbagai hidrokarbon, sebagian besar seri alkana, tetapi bervariasi dalam penampilan, komposisi, dan kemurniannya. Proses pengolahan minyak bumi sendiri terdiri dari dua jenis proses utama, yaitu Proses Primer dan Proses Sekunder. Sebagian orang mendefinisikan Proses Primer sebagai proses fisika, sedangkan Proses Sekunder adalah proses kimia. Untuk dapat dipergunakan sebagai bahan bakar maka dikelompokkan menjadi beberapa fraksi atau tingkatan dengan urutan sederhana sebagai berikut :

1. Gas Trayek didih : 0 sampai 50°C Peruntukan : Gas tabung, BBG, umpan proses petrokomia.

2. Gasolin (Bensin) Trayek didih : 50 sampai 85°C Peruntukan : Bahan bakar motor, bahan bakar
penerbangan bermesin piston, umpan proses petrokomia

3. Kerosin (Minyak Tanah) Trayek didih : 85 sampai 105°C Peruntukan : Bahan bakar motor, bahan
bakar penerbangan bermesin jet, bahan bakar rumah tangga, bahan bakar industri, umpan proses
petrokimia

4. Solar Trayek didih : 105 sampai 135°C Peruntukan : Bahan bakar motor, bahan bakar industri

5. Minyak Berat Trayek didih : 30 sampai 300°C Peruntukan : Minyak pelumas, lilin, umpan proses
petrokimia

6. Residu Trayek didih diatas 300°C Peruntukan : Bahan bakar boiler (mesin pembangkit uap
panas), aspal, bahan pelapis anti bocor.

Berdasarkan data dari OPEC ada beberapa negara penghasil minyak bumi terbesar, antara lain:arab saudi,rusia,Amerika Serikat (memakai sendiri minyak yang diproduksinya),Iran,Meksiko,Republik Rakyat Cina, Kanada, Norwegia, Uni Emirat Arab, Venezuela, Kuwait, Nigeria, Aljazair, Brasil

sumber : ms.wikipedia.com

Indonesia sebenarnya dikenal sebagai salah satu penghasil minyak dunia, tetapi sekarang merupakan salah satu negara pengimpor minyak. Hal ini disebabkan karena tiap tahun produksi minyak di Indonesia semakin berkurang, sedangkan permintaan terus bertambah. Hal ini memancing Indonesia untuk mengimpor minyak. Sehingga kenaikan harga minyak menjadi petaka tersendiri bagi pemerintah Indonesia Selama ini pemerintah terus memberi subsidi untuk BBM yang dikeluarkan dari APBN, sehingga kita dapat membeli BBM lebih murah. Tetapi dengan naiknya harga minyak dunia pemerintah tidak dapat menjual BBM dengan masayarakat harga yang sama dengan harga sebelumnya karena hal itu dapat menyebabkan pengeluaran APBN untuk subsidi minyak menjadi lebih tinggi, dan hal ini dapat menyebabkan kacaunya RAPBN yang telah dibuat. Maka pemerintah mengambil langkah untuk menaikkan harga BBM. Terdapat empat faktor utama yang mempengaruhi naiknya harga minyak dunia, antara lain :

1. Invasi Amerika Serikat ke Irak, invasi ini menyebabkan ladang minyak Irak tidak dapat
berproduksi secara optimal sehingga supply minyak mengalami penurunan.

2. Permintaan minyak yang cukup besar dari India dan Cina, dan negara lain

3. Badai Katrina dan Badai Rita yang melanda Amerika Serikat dan merusak kegiatan produksi
minyak di Teluk Meksiko

4. Ketidakmampuan OPEC untuk menstabilkan harga minyak dunia. Perbandingan harga bensin seluruh
dunia.

II. PERMASALAHAN

Naiknya harga minyak akapn berdampak pada berbagai sektor, dari rumah tangga sampai industri. Naiknya BBM maka naik pula harga beberapa hal yang berhubungan dengan BBM, contohnya antara lain naiknya harga:

- Ongkos angkutan umum yang dapat naik 20-50%

- Kebutuhan pokok seperti sembako, obat-obatan

- Biaya rawat rumah sakit naik

- Karyawan minta dinaikkan gajinya dan menuntut kenaikan ongkos transportasi

- Harga spare parts naik

- Ongkos kirim dokumen naik

Kebijakan penentuan harga energi di Indonesia tidak dilakukan melalui mekanisme pasar melainkan ditetapkan secara administrasi oleh pemerintah. Dalam penentuan harga energi ada empat hal yang harus dipertimbangkan yaitu :

1. Tujuan efisiensi ekonomi : untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri dengan harga serendah rendahnya dan memelihara cadangan minyak untuk keperluan ekspor, khususnya dengan mendorong pasar domestik untuk mensubstitusikan konsumsinya dengan alternatif bahan bakar lain yang persediaannya lebih melimpah (gas dan batubara) atau sumber energi yang nontradable seperti tenaga air (hydropower) dan panas bumi (geothermal).

2. Tujuan mobilisasi dana : dengan memaksimumkan pendapatan ekspor dan pendapatan anggaran pemerintah dari ekspor sumber energi yang tradable seperti migas, dan batubara dan memungkinkan produsen dari sumber sumber energi untuk menutupi biaya biaya ekonominya dan memperoleh sumber sumber dana untuk membiayai pertumbuhan dan pembangunan.

3. Tujuan sosial (pemerataan) : mendorong pemerataan melalui perluasan akses bagi kebutuhan pokok yang bergantung pada energi seperti penerangan, memasak dan transportasi umum.

4. Tujuan kelestarian lingkungan : mendorong agar pencemaran lingkungan seminum mungkin sebagai dampak pembakaran sumber sumber energi. Keempat tujuan di atas merupakan faktor faktor yang perlu diperhatikan dalam menentukan tujuan di atas, sehingga kemungkinan bentrokan antar tujuan dapat di atasi.

Keempat tujuan di atas tidak mungkin dicapai karena konflik antar tujuan pasti akan terjadi. Dampak yang akan terjadi pada beberapa hal, antara lain:

1. Inflasi Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia (BI), Miranda Goeltom mengatakan, laju inflasi tahun ini bisa mencapai lebih dari sembilan persen akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). “Untuk tahun ini kemungkinan di atas ya. Kelihatannya sudah mengarah lebih dari sembilan persen. Perlu revisi ke atas”. Sebelumnya, BI menargetkan laju inflasi pada 2008 lima plus minus satu persen, sementara pemerintah di asumsi APBN perubahan 2008 menetapkan sebesar 6,5 persen. Miranda juga mengatakan, pihaknya mendukung keputusan pemerintah yang merevisi laju pertumbuhan ekonomi dari 6,4 persen menjadi enam persen. “Revisi pertumbuhan itu cukup realistis. Mengingat global slowdown sudah terlihat dampaknya pada daya konsumsi terhadap permintaan barang-barang ekspor kita,” katanya. Begitu pula, menurut dia, daya konsumsi masyarakat juga telah terasa menurun. Untuk itu, ia mengatakan, pihaknya terus menjga agar inflasi tetap terkendali tidak terlalu tinggi sehingga pengaruh terhadap penurunan daya beli masyarakat. “Jika inflasi terlalu tinggi daya beli berkurang, oleh sebab itu kami berusaha agar inflasi tetap terjaga sehingga daya beli masyarakat tetap baik, sehingga pengaruhnya terhadap pertumbuhan ekonomi tidak terlalu besar,” katanya.

2. Kemiskinan Menurut peneliti dari Lembaga Kajian Reformasi Pertambangan dan Energi Reforminer Institute mengatakan, dari hasil simulasi dengan model kemiskinan diketahui bahwa menaikkan harga BBM hingga 30% akan menyebabkan pertumbuhan kemiskinan mencapai 8,55% per tahun. Minyak tanah merupakan jenis BBM yang paling besar kontribusinya terhadap peningkatan kemiskinan, karena dengan kenaikan harga BBM 30% akan meningkatkan kemiskinan 4,26%. Semaki naik harga BBM, maka semakin tinggi tingkat kemiiskinan di Indonesia

3. Pengangguran Dari hasil penelitian Lembaga Kajian Reformasi Pertambangan dan Energi Reforminer Institute solar merupakan jenis BBM yang paling berpengaruh terhadap peningkatan pengangguran. Kenaikan harga solar sebesar 30% akan berdampak pada pertumbuhan pengangguran sebesar 10,83%, karena hal tersebut tentu terkait dari kemampuan industri maupun perusahaan untuk tetap berproduksi. Peneliti dari Lembaga Kajian Reformasi Pertambangan dan Energi Reforminer Institute menghitung kemungkinan penambahan pengangguran per tahun mencapai 16,92% jika pemerintah jadi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) hingga 30%.

4. Kriminalitas Semakin mahal biaya hidup dapat memancing masyarakat untuk melakukan kejahatan, hal ini juga dapat disebabkan angka pengangguran yang tinggi. Dengan tidak adanya pekerjaan dan mahalnya biaya untuk hidup dapat membuat seseorang berpikir pendek untuk mendapatkan uang, maka segala cara pun akan dilakukan walaupun akan mempertaruhkan nyawanya sendiri. Seseorang dapat berpikir daripada mencari pekerjaan dengan bersusah payah dan belum ada kepastian untuk mendapatkannya, lebih baik dia melakukan hal yang cepat mendatangkan uang, seperti mencopet, mancuri, menipu dan lain-lain.

5. dari Pertumbuhan ekonomi. Dengan naiknya harga BBM, maka terjadi naiknya angka inflasi, kemiskinan, pengganguran dan kriminalitas. Sehingga pertumbuhan ekonomi akan lebih melamban dan menurunkan daya saing Indonesia serta menguatkan kesan yang aktifitas perekonomian sedang menurun dan Indonesia sulit keluar dari masa yang sulit.

6. Psikologis rakyat Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang akan naik hingga 30% dapat mengakibatkan kepanikan dan keresahan di masyarakat, masyarakat akan semakin bingung dalam kehidupan, dengan semakin mahalnya biaya hidup dari hari ke hari. Sehingga kemungkinan seseorang memilih untuk mengakhiri hidupnya daripada menanggung beban hidup dapat terjadi.

III. PENYELESAIAN

Dengan naiknya harga minyak dunia yang tinggi, membuat pemerintah kesusahan untuk memberi subsidi yang tinggi pula terhadap BBM. Maka ada beberapa program yang dapat diambil dalam rangka mengurangi dan menekan penggunaan BBM, anatara lain:

1. Program penghematan anggaran dan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) telah dicanangkan sebagai salah satu cara untuk menahan beban lonjakan harga minyak mentah dunia terhadap APBN 2008 Menurut Anggito Abimayu (kepala Badan Kebijakan Fiskal), “langkah pengamanan APBN yang diperlukan anatar lain optimalisasi penerimaan, anggaran belanja dan efesiensi PLN dan pertamina. Seandainya program tersebut tidak berjalan dan tidak mampu mengurangi tekanan, maka mau tidak mau, kenaikan haraga BBM terutama BBM bersubsidi perlu dan harus dilakaukan”. Langkah program penghematan tersebut harus dibarengi dengan pengendalian konsumsi BBM dan penghematan lainnya. Salah satu pengehematan lainnya melalui penghematan energi di seluruh kementrian dan lemabaga pemerintah antara lain dengan mengganti semua lampu kantor-kantor pemerintaha dengan lampu hemat energi.

2. Alternatif energi berikutnya yang tersedia dan dapat digunakan sebagai bahan bakar yakni BBG Namun itupun sayangnya saat ini tidak memberikan pilihan kepada konsumen karena keterbatasan sarana. Fasilitas yang tersedia saja semakin lama bukannya semakin bertambah melainkan semakin berkurang, ditambah lagi tidak adanya insentif yang diberikan oleh pemerintah bagi para penggunanya.

3. Langkah lainnya yakni dengan menganjurkan kepada industri mobil untuk mendesain kendaraan dalam bentuk yang lebih kecil bermesin 4 cylinder, compact, aerodinamis dan light. Begitu gencar kampanye efisiensi energi oleh pemerintah, pabrik kendaraan bermotor mempunyai orientasi yang mengindikasikan good mileage yang artinya rasio penggunaan bahan bakar setiap satu gallon akan memberikan jarak tempuh yang lebih jauh dibandingkan dengan kendaraan sebelumnya yang bermesin 6 atau 8 cylinder sehingga dapat memberikan keuntungan ekonomi bagi para pemakainya.

Ada beberapa rekomendasi kebijakan yang dapat diambil pemerintah dalam upaya :

1. Sebagai upaya untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor minyak, pemerintah seharusnya berupaya untuk meningkatkan produksi minyak nasional dengan perbaikan iklim investasi di sektor pertambangan minyak sehingga mampu menggairahkan kegiatan eksplorasi dan eksplitasi minyak bumi.

2. Untuk meningkatkan kepercayaan publik, pemerintah seharusnya melakukan pembenahan dan audit Pertamina.

3. Upaya untuk menolong dunia usaha yang kian terpuruk akibat kenaikan BBM, maka pemerintah dapat melakukan: penghapusan ekonomi biaya tinggi, penghapusan berbagai pungutan resmi maupun tidak resmi, penyederhanaan rantai perijinan.

4. Pemerintah harus bersikap dan bertindak tegas terhadap pengusaha yang menggeser kenaikan harga BBM dengan menaikkan harga secara tidak wajar dan tidak didukung data yang kuat.

5. Kenaikan kebutuhan bahan pokok dapat meningkatkan kemiskinan secara tajam, oleh karena itu pemerintah seharusnya mampu mengendalikan harga kebutuhan pokok ditingkat yang wajar sehingga tidak memberatkan kalangan konsumen miskin dan kalangan petani sebagai produsen.

6. Pengalihan subsidi BBM ke subsidi langsung sebaiknya diarahkan kearah kegiatan yang bersifat produktif, jangka panjang, berkelanjutan dan mampu meningkatkan kapasitas modal manusia seperti program padat karya, pengembangan usaha kecil menengah, pendidikan dasar dan kesehatan.

7. Raskin dan Subsidi Tunai Langsung secara masif seperti saat ini harus diposisikan sebagai Jaring Pengaman Sosial yang bersifat emergency dan sementara. Subsidi Langsung Tunai untuk selanjutnya seharusnya diberikan kepada kelompok usia non-produktif diatas 60 tahun yang miskin sebagai Jaminan Sosial. Sedangkan kelompok miskin usia produktif diarahkan untuk berusaha dan bekerja.

8. Walaupun pencabutan subsidi BBM secara teori ekonomi memiliki argumentasi yang kuat, pemerintah juga harus memperhatikan faktor sosial dan politik akibat pencabutan subsidi BBM.

IV. KESIMPULAN

Berdasarkan penjelasan diatas dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:

-Ternyata Amerika memiliki pengaruh yang cukup besar dalam faktor naiknya harga BBM

- Harga BBM di Indonesia termasuk cukup murah jika dibandingkan dengan negara lain, hal ini dikarenakan adanya subsidi BBM.

- Ternyata BBM mempunyai kaitan yang sangat banyak dan sangat berpengaruh terhadap beberapa sektor ekonomi dan dalam kehidupan masayarakat

- Semakin tinggi harga BBM maka dapat meninggikan tingkat inflasi, kemiskinan, pengangguran, dan kriminalitas sehingga menurunkan pertumbuhan ekonomi

V. SUMBER INFORMASI

- www.antara.co.id

- www.wordpress.com

- www.bappenas.go.id

- www.kompas.com

- www.koraninternet.com

- www.bi.go.id

- www.opec.org

- www.walhi.or.id

- id.wikipedia.org